Latar
Belakang
Indonesia adalah negara agraris yang mayoritas penduduknya
mengkonsumsi beras sebagai makanan utama. Pemerintah telah
melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan beras nasional.
Namun pada kenyataannya beberapa masalah pertanian masih
saja menjadi kendala. Ancaman alih fungsi lahan sawah
irigasi 1 hingga 1,5% per tahun sementara total sawah irigasi
saat ini tinggal sekitar 5 juta hektar, Masalah ketersediaan
pupuk dan masalah suply pupuk (Kebutuhan akan Pupuk Organik
tahun 2009 sekitar 25,986,562 ton sementara ketersediaan
hanya 812,511 ton dan Kebutuhan akan pupuk organik akan
terus meningkat menjadi 18,28 juta ton pada tahun 2025)
, Masalah Perubahan Iklim (Pertengahan tahun 2009 hingga
awal tahun 2010 ditandai datangnya Elnino atau
Musim Kering), Cara bercocok tanam yang konvensional karena
kurangnya keahlian dan kemampuan petani untuk meningkatkan
produksi adalah Merupakan beberapa masalah yang perlu segera
dipecahkan. Disamping itu metode pertanian saat ini cenderung
untuk merusak alam karena terlalu banyak menggunakan bahan
kimia berbahaya yang selain tidak sehat untuk dikonsumsi
juga memberikan kontribusi terhadap Pemanasan Global.
Terdorong untuk berpartisipasi dalam mengatasi masalah
sebagaimana tersebut diatas, para pendiri NOSC pada tahun
2004 melahirkan gagasan untuk mendirikan suatu yayasan
yang diharapkan menjadi center of excellent
dalam mengatasi permasalahan pertanian nasional dimana
setiap program dan aktivitasnya berorientasi pada pertanian
yang dapat memberikan solusi holistik dan terintegrasi
untuk meningkatkan produksi pertanian, melindungi lingkungan
dari pemakaian bahan kimia, kemandirian petani karena
dapat memproduksi sendiri pupuk organik dan peptisida
nabati, memberikan bahan pokok makanan organik yang sehat
dan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani.
(Lihat : Profile NOSC)
NOSC,
Nagrak Organic SRI Center adalah pusat pelatihan
pertanian SRI Organik di Nagrak, Sukabumi. Didirikan
pada tahun 2007 atas dasar pemikiran kondisi Sumber
Daya Alam saat ini diantaranya : sumber air mulai terasa
kurang, hilangnya keragaman hayati di agro-ekosistem
yang semestinya menjadi daya dukung dalam usaha tani,
sebagian besar tanah pertanian di Indonesia telah mengalami
degradasi kesuburan (fisika, kimia dan biologi) akibat
pengelolaan lahan dan air yang kurang tepat, serta penggunaan
pupuk dan pestisida kimia yang terus menerus. Di sisi
lain pendapatan petani padi konvensional semakin rendah
akibat biaya usahatani yg semakin tinggi dan harga GKP/GKG
di saat panen raya rendah, petani akan terus tergantung
pada pihak luar.
Visi NOSC
adalah mengembangkan usaha tani padi sawah organik metode
SRI dalam upaya peningkatan produksi padi dalam negeri yang
sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan serta meningkatkan
kesejahteraan petani.
Misi NOSC
menyelenggarakan penelitian, menyediakan jasa konsultasi
agribisnis, pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan
usahatani padi organik metode System of Rice Intensification
(SRI) sehingga terciptanya petani mandiri dan perluasan
areal usahatani padi organik metode SRI untuk penyediaan
pangan yang cukup dan menyehatkan.
Paket Pelatihan SRI Organik
:
1. Pelatihan Dasar
2. Pelatihan Training of Trainer (TOT)
3. Pendampingan Produksi Selama 1 Musim Tanam
4. Konsultasi Agribisnis
5. Lokakarya
Demi tercapainya hal tersebut, kami menyelenggarakan
penelitian, menyediakan jasa konsultasi agribisnis, pelatihan
dan pendampingan dalam pengembangan usaha tani padi organik
metode System of Rice Intensification (SRI)
sehingga terciptanya petani mandiri dan perluasan areal
usaha tani padi organik metode SRI untuk penyediaan pangan
yang cukup dan menyehatkan.
(Download
: Presentasi SRI Organik Oleh NOSC disini !)
Kumpulan
Artikel Kami
Budidaya
Padi SRI Organik berkembang di Indonesia sejak tahun
2000...
Pusat
Pelatihan Kami
Belajar
Pertanian Organik, Camping, Eco-Rekreasi, FUN, dan Family
Gathering...
Berita
Pelatihan @ NOSC
Pelatihan
Pertanian SRI Organik Mulai Tgl 08 - 11 Maret 2010,
Silahkan daftar segera, Maksimum Peserta didik 25 Peserta
!
NOSC - SRI Organic Spreading
Kunjungi
kami di Eco Products International Fair (EPIF) 4 Mar
2010 7 Mar 2010 @ JCC senayan,...