Anda sekarang berada di sub halaman web: ARTIKEL

 

Perkembangan SRI ORGANIK di Indonesia
Budidaya padi SRI organik mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 2000 yang diprakarsai oleh tim Alik Sutaryat sebagai pengembang SRI Jawa Barat yang dilakukan secara swadaya.

Pada Tahun 2007 tim pengembang SRI Jawa Barat mendirikan Yayasan Aliksa Organik SRI (YAOS). Berkat dukungan berbagai pihak Yayasan ini telah melakukan kerjasama baik dengan Pemerintah, Bantuan Luar Negeri, NGO dan pihak swasta serta swadaya petani. Dalam mengembangkan SRI organik di beberapa Propinsi di Indonesia telah memberikan keunggulan nyata yaitu usahatani ramah lingkungan, hemat air irigasi, hemat saprodi (terutama benih), produksi tinggi diatas rata-rata nasional, mendaur ulang limbah, memperbaiki kesuburan tanah, produksinya sehat, bebas residu kimia (beras organik), harga berasnya diatas harga pasar dan berbasis kearifan lokal.

Melalui kerjasama Yayasan Aliksa Organik SRI dengan Medco Foundation dan DPKLT serta Deptan telah diselenggarakan workshop Nasional SRI organic di Wisma Maleber Cipanas dan dilanjutkan dengan acara panen raya perdana padi SRI organik oleh Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono pada tanggal 30 Juli 2007 pada lokasi percontohan SRI organik seluas 7,5 ha di Bobojong, Cianjur Jawa Barat yang dihadiri oleh para pelaku SRI di seluruh Indonesia, para Menteri terkait Kabinet Indonesia Bersatu, NGO, Luar Negeri, perbankan, pihak swasta, pengamat, tokoh agama dan pihak Perguruan Tinggi . Pada kesempatan UNFCCC Bali Budidaya padi SRI ini juga salah satu yang dipresentasikan oleh Bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono kepada peserta konprensi dari berbagai Negara.

Dari serangkaian kegiatan di atas, budidaya metode SRI organik ini telah menyebar ke Seluruh Indonesia bahkan ke beberapa Negara di dunia. Kita Bangsa Indonesia patut bangga , bahwa tokoh SRI dunia menilai SRI organik di Indonesia adalah SRI terbaik dan terbesar di Dunia yang mendapat dukungan dari Pemerintah, pengusaha besar yang peduli lingkungan dan beberapa NGO.

Untuk itu tokoh SRI Dunia Prof. Norman Uphoff dari Cornel University USA datang ke Indonesia untuk mengadakan workshop dengan berbagai Perguruan Tinggi, Lembaga Departemen, dan pengembang di Indonesia, dan melakukan kunjungan ke beberapa Propinsi untuk melihat langsung pengembangan SRI dan melakukan diskusi terbatas bersama Yayasan Aliksa Organik SRI sebagai pengembang SRI organik Indonesia di Nagrak dan Depok.

Bookmark and Share